Apel merupakan salah satu jenis buah klimaterik. Artinya
apel akan tetap mengalami proses pematangan setelah dipanen. Buahnya yang
ranum, rasanya yang manis, dan dipercantik dengan tampilan kulitnya yang cerah
menjadikan apel sebagai pilihan buah untuk dikonsumsi. Hal ini didukung oleh
kandungan antioksidan di dalamnya sehingga apel dianggap sebagai buah yang
menyehatkan.
Karena manfaat apel yang menyehatkan, terdapat sebuah
istilah kesahatan yang sangat terkenal yaitu “one people a day keeps the doctor away” yang dapat diartikan
“dengan mengonsumsi satu apel sehari dapat menghindari pergi ke doctor”.
Berdasarkan penelitian di polandia terhadap 592 pasien kanker kolorektal dan
765 pasien sehat yang diterbitkan dalam European
journal of cancer prevention mengungkapkan bahwa dengan memakan satu buah
apel setiap hari secara teratur dapat mengurangi resiko berkembangnya kanker
kolorektal
Apel (Mulus domestica)
sejak dahulu sudah dikenal di berbagai belahan dunia. Apel merupakan buah yang
berasal dari asia tengah. Sebutan lain untuk apel di antaranya apple (Inggris); apfel (Jerman); appel
(Belanda); epal (Melayu); atau manzana (Spanyol).
Flavonoid, penurun Risiko Kanker
Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, jumlah
kandungan flavonoid pada apel paling besar dibandingkan dengan jenis buah
lainnya. Flavonoid mampu menurunkan hingga 50% risiko serangan penyakit kanker
paru-paru
Kandungan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan untuk
melawan LDL yang berisiko menyumbat pembuluh darah. Pada saat yang bersamaan,
flavonoid juga meningkatkan HDL yang bermanfaat mencegah penyakit jantung dan
pembuluh darah. Secara lebih rinci, flavonoid mampu mencegah kerusakan sel-sel
atau jaringan pembuluh darah.
Berdasarkan
studi preklinis yang dilakukan di Universitas Cornell, Amerika Serikat
menyimpulkan bahwa mengonsumsi satu apel per hari dapat menurunkan risiko
kanker payudara sebanyak 17%, konsumsi tiga apel sehari dapat menurunkan risiko
kanker payudara sebanyak 35%. Apabila konsumsi enam apel sehari, risiko
tersebut dapat terus turun hingga 64,4%.
Selain
kanker paru-paru dan kanker payudara, kandungan quercetin dapat mencegah
terjadinya serangan kanker pankreas, kanker kolon, kanker hati, kanker prostat,
dan kanker usus.
Karoten, Antioksidan Super
Karoten
yang terkandung pada apel berperan sebagai pencegah penyakit. Karoten memiliki
aktivitas sebagai vitamin A dan antioksidan yang berguna untuk menangkal
serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit degenerative, seperti penyakit
kanker dan diabetes.
Boron, Cocok untuk Wanita Menopause
Berdasarkan
hasil penelitian Apple Assosiation di
Amerika Serikat pada tahun 1992, kandungan boron dalam apel dapat membantu
seorang wanita untuk mempertahankan kadar estrogen saat menopause. Estrogen
berperan penting untuk mensuplai kalsium ke dalam tubuh sehingga dapat mencegah
terjadinya osteoporosis. Jadi, secara tidak langsung apel bermanfaat untuk
mencegah terjadinya osteoporosis.
sumber : book the miracle of fruit

No comments:
Post a Comment