Monday, June 8, 2015

Manfaat buah "apel sang penyelamat super"



         
 Apel merupakan salah satu jenis buah klimaterik. Artinya apel akan tetap mengalami proses pematangan setelah dipanen. Buahnya yang ranum, rasanya yang manis, dan dipercantik dengan tampilan kulitnya yang cerah menjadikan apel sebagai pilihan buah untuk dikonsumsi. Hal ini didukung oleh kandungan antioksidan di dalamnya sehingga apel dianggap sebagai buah yang menyehatkan.
          Karena manfaat apel yang menyehatkan, terdapat sebuah istilah kesahatan yang sangat terkenal yaitu “one people a day keeps the doctor away” yang dapat diartikan “dengan mengonsumsi satu apel sehari dapat menghindari pergi ke doctor”. Berdasarkan penelitian di polandia terhadap 592 pasien kanker kolorektal dan 765 pasien sehat yang diterbitkan dalam European journal of cancer prevention mengungkapkan bahwa dengan memakan satu buah apel setiap hari secara teratur dapat mengurangi resiko berkembangnya kanker kolorektal
          Apel (Mulus domestica) sejak dahulu sudah dikenal di berbagai belahan dunia. Apel merupakan buah yang berasal dari asia tengah. Sebutan lain untuk apel di antaranya apple (Inggris); apfel (Jerman); appel (Belanda); epal (Melayu); atau manzana (Spanyol).
Flavonoid, penurun Risiko Kanker
          Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, jumlah kandungan flavonoid pada apel paling besar dibandingkan dengan jenis buah lainnya. Flavonoid mampu menurunkan hingga 50% risiko serangan penyakit kanker paru-paru
          Kandungan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan LDL yang berisiko menyumbat pembuluh darah. Pada saat yang bersamaan, flavonoid juga meningkatkan HDL yang bermanfaat mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah. Secara lebih rinci, flavonoid mampu mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah.
Berdasarkan studi preklinis yang dilakukan di Universitas Cornell, Amerika Serikat menyimpulkan bahwa mengonsumsi satu apel per hari dapat menurunkan risiko kanker payudara sebanyak 17%, konsumsi tiga apel sehari dapat menurunkan risiko kanker payudara sebanyak 35%. Apabila konsumsi enam apel sehari, risiko tersebut dapat terus turun hingga 64,4%.
Selain kanker paru-paru dan kanker payudara, kandungan quercetin dapat mencegah terjadinya serangan kanker pankreas, kanker kolon, kanker hati, kanker prostat, dan kanker usus.
Karoten, Antioksidan Super
          Karoten yang terkandung pada apel berperan sebagai pencegah penyakit. Karoten memiliki aktivitas sebagai vitamin A dan antioksidan yang berguna untuk menangkal serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit degenerative, seperti penyakit kanker dan diabetes.
Boron, Cocok untuk Wanita Menopause
          Berdasarkan hasil penelitian Apple Assosiation di Amerika Serikat pada tahun 1992, kandungan boron dalam apel dapat membantu seorang wanita untuk mempertahankan kadar estrogen saat menopause. Estrogen berperan penting untuk mensuplai kalsium ke dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis. Jadi, secara tidak langsung apel bermanfaat untuk mencegah terjadinya osteoporosis.
  
sumber : book the miracle of fruit


No comments:

Post a Comment