Monday, June 15, 2015

Manfaat buah "peluruh kolesterol buah naga"




            Buah naga merupakan buah eksotik yang telah menjadi primadona di berbagai Negara. Buah naga berbentuk bulat lonjong memiliki jumbai-jumbai di seluruh bagian kulitnya. Saat ini, buah naga sudah banyak dibudidayakan di berbagai Negara, termasuk Indonesia.
            Buah naga memiliki keunukan tersendiri sebagai “ratu malam” (night blooming cereus, moonflower, lady of the night). Pasalnya, proses mekar bunga buah naga terjadi pada waktu tengah malam. Secara bertahap, makhota bunga akan mulai mekar sekitar pukul Sembilan dan mekar penuh pada tengah malam.

            Buah naga yang ada di pasarandapat dibedakan menjadidua jenis, yaitu buah naga berkulit merah (hylocereus) dan buah naga berkulit kuning (selenicereus). Hylocereus memiliki daging buah berwarna putih atau merah hingga kehitaman. Sementara itu, jenis selenicereus biasanya memiliki daging buah berwarna putih.
Kandungan Gizi Buah Naga
            Buah naga mengandung antioksidan yang tinggi meliputi beta karoten, lycopene, dan vitamin E. sementara itu, bagian bijinya mengandung 50% asam lemak esensial, yaitu 48% asam linoleat dan 1,5% asam linolenat yang penting bagi kesehatan tubuh.
Antioksidan, Penangkal Penyakit Jantung
            Senyawa antioksidan yang utama pada buah naga adalah polifenol, vitamin C, dan vitamin E. berbagai studi telah dilakukan untuk membuktikan peran buah naga dalam mencegah penyakit jantung. Berdasarkan studi preklinis selama enam minggu menemukan bahwa konsumsi 300 gram, 500 gram, dan 700 gram buah naga setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL pada sebuah subjek hiperkolesterol. Bahkan, kadar HDL meningkat secara signifikan. Hasil studi diteliti oleh Prof. Dr. Rokiah Mohd. Yusof, Universiti Putra Malaysia pada tahun 2008.
            Berdasarkan hasil studi yang dilakukan terhadap staf dan mahasiswa yang menderita hiperkolesterolemia di Universiti Putra Malaysia, dapat disimpulkan bahwa subjek yang mengonsumsi 400 gram dan 600 gram buah naga setiap hariselama empat minggu mengalami penurunan kadar kolesterol total dan kadar LDL. Menariknya, subjek tersebut mengalami peningkatan kadar HDL.
            Peranan antioksidan terhadap peningkatan kadar HDL dan penurunan kadar kolesterol, LDL, serta trigliserida darah telah diteliti oleh Fazila (2006), Chong (2006), dan Marhazlina (2006) yang menyatakan bahwa konsumsi 600 gram buah naga berkulit merah setiap hari selama empat minggu dapat menaikkan kadar HDL sebanyak 10 g/dL dan menurunkan kadar kolesterol sebanyak 13,3 g/dL. Sementara itu, apabila mengonsumsi buah naga sebanyak 400 gram setiap hari selama empat minggu dapat menurunkan kadar LDL sebanyak 5,94 g/dL dan menurunkan kadar trigliserida sebanyak 23,52 g/dL.
Serat, Pembuang Kolesterol
            Kandungan serat larutair dalam buah naga berguna untuk mengikat asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol tubuh. Senyawa lain dalam buah naga yang memiliki efek positif untuk menurunkan kadar kolesterol tubuh yaitu kandungan sterol
Prebiotik, Baik untuk Sisitem Pencernaan
            Jenis karbohidrat yang terkandung di dalam buah naga di antaranya glukosa, fruktosa, oligosakarida. Oligosakarida inilah yang berperan sebagai prebiotik dalam tubuh. Prebiotik merupakan senyawa menguntungkan yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus besar, seperti Lactobacillus sp. dan Bifidus sp.


No comments:

Post a Comment