Wednesday, June 10, 2015

Manfaat buah "avokad penjaga kesehatan jantung"

Avokad (Persea Americana) merupakan buah yang berasal dari meksico dan Amerika Tengah. Sebutan lain dari si buah hijau ini di antaranya apuket, alpuket, jambu wolanda (Sunda), apokat, avokat, plokat (Jawa), apokat, alpokat, avokat, advokat (Sumatera); aguacate (Spanyol); dan avocado atau alligator pear (Inggris).
    Avokad merupakan buah yang banyak disarankan selama proses diet, khususnya diet diabetes mellitus dan diet hipertensi atau Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) diet.
Pasalnya, avokad memilki nilai glikemik indeks dan glikemik load yang rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes mellitus. Sementara itu, tingginya kandungan kalium dan asam lemak tak jenuh tunggal pada avokad menjadikannya sebagai salah satu buah yang dianjurkan untuk diet hipertensi (DASH diet). Selain mata, menjaga kesahatan jantung, mencegah stroke, melembabkan kulit, serta mencegah anemia dan konstipasi.

Kandungan Gizi Avokad
    Avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat beragam, yaitu mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Bagian tanaman yang memiliki manfaat penting terhadap yaitu daging buah. Daging buah avokad mengandung asam lemak tidak jenuh tunggal, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serat, dan asam folat.
Asam Lemak Tidak Jenuh tunggal, Penjegal Penyakit Jantung
    Avokad mengandung asam lemak tidak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) sebagai lemak jahat bagi tubuh. Karena itu, dengan mengonsumsi avokad dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, dan jantung.
    Study terbaru yang dilakukan terhadap 45 responden yang mengonsumsi avokad setiap hari selama seminggu nyatanya mampu menurunkan kolesterol LDL sebanyak 17% dan menaikan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) sebagai lemak baik sebanyak 11%. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pieterse (2003) juga menyatakan bahwa asam lemak tidak jenuh tunggal merupakan asam lemak yang membantu menurunkan resiko penyakit jantung.
Kalium, Penjegal Stroke
    Kalium merupakan unsur mineral yang berperan dalam mengatur keseimbangan asam basa tubuh, sintesis protein, dan penggunaan karbohidrat di dalam tubuh. Hasil penelitian dari Journal of the American College of Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1.600 mg mampu menurunkan resiko stroke lebih dari 20%. Jumlah kalium tersebut hanya setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian sebanyak 3.500 mg.
Vitamin, Pemusnah Radikal Bebas
    Vitamin yang terdapat dalam avokad di antaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Vitamin B16 dalam avokad berfungsi untuk membanu system kekebalan tubuh yang menghasilkan antibody. Selain itu, vitamin B6 juga berperan menjaga fungsi saraf dan membentuk sel darah merah.
    Vitamin C sebagai antioksidan dapat mencegah kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas. Vitamin C berperan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di seluruh bagian tubuh. Sama halnya dengan vitamin C, vitamin E dalam avokad juga berperan sebagai sumber antioksidan. Sementara itu, vitamin K berfungsi sebagai anti pendarahan.   

sumber: book the miracle of fruit

No comments:

Post a Comment